Kekurangan Darah (Anemia)

Kekurangan darah atau Anemia merupakan suatu keadaan di mana ada penurunan hemoglobin (pemberi warna merah dan pengangkut oksigen darah) per unit volume darah di bawah kadar normal yang sudah ditentukan untuk usia dan jenis kelamin tertentu.

Ketentuan Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mengenai anemia ialah di bawah 12 gm Hb/dl darah bagi perempuan dan di bawah 14 gm Hb/dl darah untuk laki-laki dan hematrocit di bawah 34%.

Kemungkinan Penyebab:
  • Kekurangan zat besi - Anemia nutritional
  • Kehilangan darah - Anemia hemorrhagica
  • Kekurangan vitamin B12 atau folic acid - Anemia perniciousa

Yang lebih besar kemungkinan mengalami anemia (kekurangan darah) ialah mereka yang meningkat kebutuhan zat besinya, seperti:
  • sering menjadi donor darah
  • perempuan yang sering hamil/melahirkan
  • perempuan yang pada waktu haid mengeluarkan banyak darah

Catatan: infeksi harus diobati dengan tuntas oleh karena ini dapat menekan pembentukand darah

Kemungkinan gejala-gejalanya:
  • Lemah
  • Mudah letih
  • Pucat
  • Nafas pendek
  • Jantung berdebar-debar
  • Sakit kepala
  • Perasaan "mau mati karena kelelahan"
  • Kuku tipis dan mudah patah

Catatan: Pembuatan diagnosa anemia didasarkan atas analisis kandungan darah

Gejala-gejala Kekurangan Zat Besi
  • Efeknya pada kerja otot-otot: bekurangnya produktifitas kerja, berkurangnya kemampuan kerja, berkurangnya kerja yang diperintah kehendak
  • Berkurang kebugaran fisik, lemah dan letih
  • Berkurang ketahanan pada dingin, tidak mampu mengaturn suhu tubuh
  • Berkurang ketahanan terhadap infeksi (kekebalan menurun)
  • Kulit gatal
  • Pangkal kuku, putihnya mata, telapak tangan pucat, kuku cekung
  • Pica (suka memakan yang aneh-aneh seperti memakan tanah liat, memakan batu es dll)
  • Tidak tahan terhadap lactosa dan kemungkinan tidak tahan terhadap gula yang lain.
  • Luka susah sembuh
  • Meningkatkan resiko keracunan timah dan cadmium
  • Terganggu fungsi kognitif (anak-anak): berkurang kemampuan belajar, terganggu diskriminasi visual, berkurang kemampuan berkonsentrasi.
  • Terganggu reaktifitas dan koordinasi (bayi).
Pengelolaan Makanan yang Bermanfaat

Makanlah makanan yang berprotein tinggi dengan penekanan pada zat-zat makanan lainnya yang membantu pembentukan sel-sel darah merah termasuk zat besi, vitamin C dan Vitamin B kompleks.
Berikan makanan tambahan yang kaya zat besi pada bayi-bayi yang berumur 4 sampai 6 bulan.

2 Responses to "Kekurangan Darah (Anemia)"

  1. ayo daftar di agen365*com :D
    WA : +85587781483

    ReplyDelete
  2. Admin numpang promo ya.. :)
    cuma di sini tempat judi online yang aman dan terpecaya di indonesia
    banyak kejutan menanti para temen sekalian
    cuma di sini agent judi online dengan proses cepat kurang dari 2 menit :)
    ayo segera bergabung di fansbetting atau add WA :+855963156245^_^
    F4ns Bett1ng agen judi online aman dan terpercaya
    Jangan ragu, menang berapa pun pasti kami proseskan..
    F4ns Bett1ng

    "JUDI ONLINE|TOGEL ONLINE|TEMBAK IKAN|CASINO|JUDI BOLA|SEMUA LENGKAP HANYA DI : WWw.F4ns Bett1ng.COM

    DAFTAR DAN BERMAIN BERSAMA 1 ID BISA MAIN SEMUA GAMES YUKK>> di add WA : +855963156245^_^

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close